Koperasi
Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Bina Insan Mulia
(KSPP Syariah BMT BIMA) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXIX tutup buku
tahun 2024 dan Gebyar Promo XIX di Atria Hotel Magelang pada Sabtu (22/2/2025),
dengan mengangkat tema “Revitalisasi Organisasi Menuju Produktifitas Koperasi”.
Melalui tema tersebut, KSPP Syariah BMT BIMA berkomitmen untuk melakukan tata
kelola dan manajemen koperasi sesuai
dengan semua regulasi. Baik peraturan tentang perkoperasian
maupun peraturan-peraturan lain yang berkaitan dengan operasional sebagai
lembaga yang berbadan hukum koperasi dibawah naungan Kementerian Koperasi. Dengan
demikian diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan kualitas pengelolaan
lembaga. Serta kepercayaan baik dari pemerintah maupun anggota pada khususnya.
Pada
2024, KSPP Syariah BMT BIMA kembali
mendapat kepercayaan dari Lembaga Penyalur Dana Bergulir Syariah (LPDB Syariah)
Kementerian Koperasi & UKM RI untuk mengelola dana sebesar Rp20 miliar.
Dana ini guna disalurkan dalam bentuk pembiayaan kepada anggota yang memiliki
usaha kecil dan mikro (UKM).
Selain
aktifitas yang bersifat profit oriented, BMT BIMA juga bergerak di bidang
sosial melalui Baitul Maal BIMA dengan menghimpun dana zakat, infaq dan
shodaqoh untuk disalurkan ke berbagai aktifitas. Seperti pembiayaan kebajikan
(Qordhul hasan) untuk dhuafa, aksi tanggap bencana, bedah rumah serta
pendampingan dan pemberdayaan anggota melalui Membangun Keluarga Utama (MKU). MKU
merupakan program bersama BMT yang terkoordinir secara nasional, MKU bertujuan
untuk memperkuat jama’ah dalam rangka menumbuhkan semangat silaturahmi, tolabul
‘ilmi dan mengembangkan usaha bersama antar anggota MKU.
Plt
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi & UKM Kabupaten Magelang Edi Wasono
mengapresiasi kinerja KSPP Syariah BMT BIMA. Dirinya juga berpesan kepada
pengurus BMT BIMA agar terus memberikan pelayanan kepada anggota dengan
baik, karena pelayanan itu merupakan bagian dari standar pelayanan. Dengan cara
seperti itu, ke depan BMT BIMA bisa lebih baik lagi. Yang harus diperbaiki
bukan hanya pengurus, pengawas, semuanya harus terkontrol dengan baik sehingga
BMT BIMA sukses dan bisa memberikan contoh kepada koperasi-koperasi lainnya.